Minggu, 03 April 2011

Logo PERDATIN

LOGO DAN WARNA LAMBANG

ARTI WARNA DALAM LOGO PERDATIN
Logo PERDATIN terdiri dari 5 (lima) macam warna (merah, hitam, biru muda, putih, kuning emas) memberikan arti bahwa PERDATIN berdasarkan Pancasila.
  • Warna merah melambangkan berani
  • Warna hitam melambangkan bijaksana
  • Warna biru muda melambangkan waspada
  • Warna putih melambangkan suci
  • Warna kuning emas melambangkan mulia
Dari warna-warna yang terbaca dari luar ke dalam, PERDATIN mempunyai anggota yang menuju profesi yang suci dan mulia.


ARTI DAN LAMBANG

BENTUK LOGO
  • Berbentuk lingkaran dengan tepi berupa daun mahkota bunga berwarna merah berjumlah 9 (sembilan) buah, membatasi pita melingkar bertuliskan PERSATUAN DOKTER ANESTESI DAN TERAPI INTENSIF dengan huruf-huruf warna hitam, melingkari bulatan warna biru muda di dalamnya tergambar aeskulap warna putih dan petir warna kuning emas dan terbaca kredo WASPADA DASA NETRA dengan huruf-huruf warna putih.

ARTI LOGO
  • Daun mahkota bunga berjumlah 9 (sembilan) diartikan bunga wijayakusuma, sebagai lambang penghidupan (resusitasi), jumlah 9 (sembilan) sesuai dengan tahapan resusitasi jantung paru otak (ABCDEFGHI).
  • Tulisan PERSATUAN DOKTER ANESTESI DAN TERAPI INTENSIF merupakan nama dari organisasi, terbaca sentripetal (dari dalam ke luar) diartikan bahwa orgsnisasi serta anggotanya diharapkan mampu bersifat terbuka menjalin hubungan keluar dengan baik dengan IDI, IKABI, POGI, PABOI, PKGDI, dan lain-lain organisasi profesi.
  • Bulatan warna biru diartikan air (tirta kamandhanu) merupakan lambang terapi cairan, bersama-sama dengan petir yang diartikan muatan listrik, mengandung pengertian terapi elektrolit.
  • Aeskulap warna putih berarti anestesiologi merupakan salah satu cabang dari Ilmu Kedokteran.
  • Kredo WASPADA DASA NETRA terbaca sentrifugal (dari luar ke dalam) mengandung arti bahwa organisasi serta anggota PERDATIN diharapkan selalu introspeksi (mawas diri), dan didalam bekerja menjalankan profesi dituntut selalu bekerja dengan penuh kewaspadaan seakan dengan sepuluh mata.

Jumat, 01 April 2011

Sejarah Anestesi di Indonesia

History of Anesthesiologists In Indonesia
Anestesiologi
diajarkan sebagai salah satu topik dalam mata pelajaran Ilmu Bedah, dan tindakan anestesia umum dilakukan oleh para dokter asisten bedah (biasanya yang termuda) dan para co-asisten bagian bedah.
Perhatian utama ditujukan masih pada pembedahan, bukan pada anestesinya. Pada saat itu belum ada dokter yang mengkhususkan diri di bidang anestesi. Anestesi menjadi suatu ketrampilan yang harus dimiliki oleh dokter bedah atau dokter lain yang melakukan pembedahan. Di rumah sakit lain, terutama di luar Jawa, pelayanan anestesia umum diserahkan kepada tenaga paramedik yang dididik oleh dokter bedah yang bersangkutan.

Keadaan darurat dan perang pada masa pendudukan Jepang dan masa perjuangan kemerdekaan membuat anestesiologi tidak berkembang lebih jauh lagi. Para mahasiswa kedokteran pada waktu itu diikutsertakan dalam pemberian pelayanan di luar rumah sakit pendidikan dan kalau perlu di lapangan termasuk dalam memberikan pelayanan anestesia.

Sesudah PD II, dunia kedokteran mendapat pengaruh besar dari negara yang menang perang, seperti Inggris dan Amerika. Indonesia tidak terlepas dari pengaruh tersebut. Pada permulaan kemerdekaan seorang dokter Belanda, bukan ahli bedah, bernama Reeser membawa ketrampilan melakukan anestesia umum modern ke Indonesia dengan cara endotrakeal dan mempergunakan mesin anestesia.

Kepala Bagian Bedah CBZ waktu itu, Prof. M. Soekarjo, menyadari betul bahwa kemajuan ilmu bedah pada khususnya dan ilmu yang melakukan pembedahan pada umumnya tidak akan maju seperti yang diharapkan kalau tidak ada asistennya yang bekerja sepenuhnya dalam bidang anestesiologi. Beliau mengirimkan asistennya yang termuda Dr. Mochamad Kelan Koesoemodipuro untuk mempelajari anestesiologi di Amerika selama tiga tahun, yaitu di University of Minnesota dan Gouvesnier Hospital New York. Meskipun awalnya Dr. Kelan menolak sampai 2 kali, namun akhirnya beliau setuju untuk berangkat.

Sekembalinya di Indonesia pada tahun 1954, Dr. Kelan menghadapi berbagai masalah. Setelah belajar di Amerika selama tiga tahun dengan alat yang lengkap dan obat modern, Dr. Kelan harus kembali ke Indonesia untuk kembali bekerja dengan obat yang sangat terbatas dan alat yang tidak lengkap. Masalah tenaga kerja juga menjadi persoalan, karena sejak adanya Seksi Anestesi di Bagian Bedah, maka pekerjaan yang berhubungan dengan anestesia hanya dilakukan oleh mereka yang bertugas pada seksi itu saja termasuk tugas pendidikan anestesiologi. Namun dengan berbagai kendala tersebut, Dr. Kelan dan Dr. Oentoeng Kartodisono tetap berusaha merintis dan mengembangkan anestesiologi di Indonesia.

Perkembangan anestesiologi di Indonesia telah dimulai sebelum jaman Perang Dunia II. Pada masa itu, di waktu pendudukan Belanda, anestesiologi mulai diajarkan di CBZ (Central Bugerlijk Ziekenhuis), sekarang dikenal sebagai RSCM (Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo) yang dipergunakan sebagai RS pendidikan.

Dalam era tahun 1960-an, dokter-dokter dari Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Padang, Medan dan belakangan Ujung Pandang serta rumah sakit lain di Jakarta datang ke RSCM untuk mempelajari anestesiologi. Kebanyakan dokter anestesiologi yang dididik di Indonesia juga diberi kesempatan menambah pengetahuan ke luar negeri yaitu ke Amerika, Belanda, Inggris, Denmark, Swedia, Jepang dan Australia. Sekembalinya di Indonesia mereka disebarkan ke beberapa rumah sakit besar di Jawa, Dr. Sadono ke RS Gatot Subroto, Dr. Haditopo ke Semarang dan Dr. Zuchradi ke Bandung.

Lambat laun Seksi Anestesiologi Bagian Bedah RSCM berkembang menjadi pengawas dan akhirnya pelaksana dari seluruh pelayanan anestesia di RSCM. Pada tahun 1964, atas persetujuan bagian-bagian yang melakukan pembedahan, oleh Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dan pimpinan rumah sakit Cipto Mangunkusumo, didirikanlah Bagian Anestesiologi tersendiri lepas dari bagian Bedah dengan tugas menangani segala hal yang berhubungan dengan anestesiologi baik yang bersifat pendidikan maupun pelayanan umum. Pada waktu itu staf Bagian Anestesiologi baru berjumlah 7 orang.

Pada era 1970-an adalah masa kebangkitan anestesiologi di Indonesia. Pelayanan anestesiologi mulai dilakukan oleh dokter ahli. Pada tahun 1973 dr. Moch Kelan dikukuhkan menjadi Guru Besar Anestesiologi yang pertama di Indonesia.

Unit Terapi Intensif RSCM berdiri tahun 1971 dan menjadi yang pertama di Indonesia dengan Dr. Muhardi menjadi Kepala Unit Terapi Intensif FKUI/RSCM yang pertama. Beliau dikukuhkan menjadi guru besar FKUI pada tahun 1991. Sejak saat itu Terapi Intensif sebagai bagian dari anestesiologi berkembang dengan pesatnya. Dokter-dokter yang menekuni terapi intensif seperti Dr. Suroso, Dr. Indro Mulyono, Dr. Sudarsono, Dr. Kristanto Sulistyo dan Dr. Said A. Latief dikirim untuk memperdalam ilmunya di Melbourne, Australia.

Resusitasi Jantung Paru sebagai bagian yang tak terpisahkan dari anestesiologi juga mulai berkembang. Dr. Sunatrio, Dr. Jusrafli dan Dr. Y.A. Kasim adalah perintis pengenalan resusitasi jantung paru pada orang awam. Menyadari pentingnya pendidikan resusitasi jantung paru bagi para calon dokter, membuat Konsorsium Ilmu Kedokteran memutuskan memasukan anestesiologi ke dalam kurikulum inti pendidikan dokter pada tahun 1980.

Subbagian lainnya seperti Anestesia Bedah Paru, Anestesia Bedah Jantung, Anestesia Regional, Anestesia Bedah Syaraf, Anestesia Pediatrik dan lainnya juga berkembang pesat. Anestesia Bedah Paru diperkenalkan oleh Dr. M. Roesli Thaib, yang kelak menjadi Guru Besar Anestesiologi FKUI. Beberapa tahun terakhir ini dalam ilmu Anestesiologi dan Reanimasi mulai dikembangkan pengelolaan pasien gawat darurat, klinik pengelolaan nyeri dan Detoksifikasi Opiat Cepat dengan Anestesia.

Pada tanggal 1 Juni 1967 berdirilah Ikatan Ahli Anestesiologi Indonesia (IAAI) sebagai organisasi yang mempersatukan seluruh ahli anestesiologi di Indonesia. Awalnya hanya memiliki 4 cabang, yaitu Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Pada Kongres Nasional (KONAS) IAAI kedua di Bandung tahun 1988, nama IAAI diubah menjadi Ikatan Dokter Spesialis Anestesiologi Indonesia (IDSAI) dan pada KONAS IDSAI kelima di Yogyakarta tahun 1998, nama organisasi diubah lagi menjadi Perhimpunan Dokter Spesialis Anestesiologi dan Reanimasi, dengan singkatan tetap IDSAI. Saat ini IDSAI telah memiliki 12 cabang, dan Solo merupakan cabang termuda yang telah dikukuhkan dalam KONAS IDSAI keenam di Jakarta tahun 2001.

Anestesiologi di Indonesia dalam usianya yang relatif masih muda telah berhasil menunjukkan eksistensinya sebagai salah satu cabang ilmu dan spesialisasi yang sangat dibutuhkan pada saat ini dan pada masa yang akan datang. Semuanya tidak terlepas dari jasa para perintis yang telah memberikan jerih payahnya bagi perkembangan anestesiologi di negeri ini. Terima kasih yang tulus dari kita semua.

Rabu, 30 Maret 2011

20 Tips Turunkan Berat Badan

Jika menurunkan berat badan menjadi target Anda saat ini, coba baca artikel ini. Kami buatkan 20 cara sederhana bersantap sehat setiap hari dalam sebulan.

1. MULAILAH HARI Anda dengan segelas jus jeruk bali agar tingkat trigliserida menurun. Trigliserida sering diasosiasikan dengan masalah penyakit jantung.

2. HINDARI OLAHAN makanan yang mengandung lebih dari lima bahan. Semakin banyak bahan yang digunakan, maka proses mengolahnya semakin lama.

3. AMBIL SEDIKIT saja makanan favorit Anda. Ini cara yang sangat jitu untuk menghindarkan diri tergantung pada camilan tersebut.

4. JANGAN MENGUPAS kulit buah tertentu, seperti apel, misalnya. Dengan mengupasnya, kita bisa kehilangan 25 persen vitamin, mineral, dan serat yang dikandungnya.

5. JAUHKAN WADAH permen di ruang lain, jauh dari tempat Anda biasa "mangkal". Penelitian menunjukkan, dengan berjalan untuk mengambil permen, sebenarnya Anda hanya menyantap setengah dari permen itu. Belum lagi kalau Anda tidak jadi menyantapnya karena malas bergerak untuk mengambilnya.

6. KONSUMSI LEBIH banyak protein jika ingin menurunkan berat badan dengan stabil. Jangan lupa sumber protein non-hewani seperti kacang, tofu, sereal wholegrain, dan kacang buncis. Protein dapat menambah kinerja tubuh sehingga lebih banyak membakar lemak.

7. SIMPAN DAN SAJIKAN semangka pada suhu ruangan. Nutrisinya akan meningkat sebanyak 40 persen. Menurut ahli, kondisi ini dimungkinkan karena terjadi proses pematangan.

8. JANGAN MEMBUANG sayur yang bagian daunnya berwarna hijau gelap, seperti pada bayam atau pak coy. Justru bagian ini paling bernutrisi.

9. ADUK SALAD dengan dressing berbahan dasar cuka, agar kenyang lebih lama.

10. GANTIKAN SOUR CREAM/krim asam dengan yoghurt rendah lemak saat menyajikan kentang panggang atau kroket. Yoghurt rendah lemak ini baik juga digunakan sebagai pengganti mentega pada mashed potatoes

11. MINUMLAH AIR hangat dengan jus lemon pada pagi hari. Ini seperti mini-detox yang membantu pencernaan dan membersihkan liver Anda.

12. COBALAH MENYANTAP 20 - 30 bahan makanan yang berbeda untuk memperoleh nutrisi maksimal dan manfaat antioksidannya.

13. GANTI SANTAN pada masakan bersantan dengan susu skim evaporated. Kalau ingin tetap ada aroma kelapanya, tambahkan saja sedikit esens kelapa.

14. BAIK SEKALI kalau Anda sering-sering mengonsumsi buncis. Anda bisa menambahkannya pada saus bolognaise. Atau, sajikan buncis dengan saus celupan yang dibuat dari blenderan bawang putih, campurkan minyak zaitun, dan jus lemon sebagai bahan celupan. Bisa juga menambahkannya pada salad.

15. SEBAGAI CAMILAN, lebih baik menyantap sayuran panggang/rebus ketimbang mengunyah sekaleng keripik kentang.

16. JANGAN BERLEBIHAN mengonsumsi produk berlabel low fat atau low carb (karbohidrat rendah). Seringkali produk semacam ini kandungannya tak jauh beda dengan versi aslinya.

17. JANGAN MENCOBA semua menu makanan saat ada jamuan buffet. Cukup pilih satu atau dua jenis yang paling Anda suka, lalu lanjutkan dengan salad.

18. GUNAKAN MINYAK canola atau minya zaitun sebaga olesan pada baking pan dan hidangan, panggangan atau penggorengan. Ini lebih sehat ketimbang mentega atau minyak goreng biasa.

19. JANGAN LAPISI wajan Anda dengan minyak. Tapi campurkan dua sendok makan minyak pada daging, baru masukkan ke wajan panas.

20. MINUMLAH JUS sayur segar setiap pagi. Cobalah wortel, seledri, bayam kecil, timun, selada air atau lobak. Campurkan dengan jus apel sebagai pemanis. 

Sumber : Sedap

Jumat, 25 Maret 2011

Tips Jitu Sampaikan Komplain

Bepergian tidak selalu menyenangkan. Anda bisa saja mengalami hal-hal buruk akibat pelayanan maskapai penerbangan atau hotel yang tidak kompeten.
Maka, Anda harus tahu bagaimana cara menyampaikan keluhan yang efektif. Model berteriak-teriak di tempat pembelian tiket atau di frontline clerk sebuah hotel bukan cara jitu untuk menyelesaikan soal. Dengan cara itu, Anda mungkin hanya mendapatkan tatapan belas kasihan dari orang-orang sekitar.
Anda butuh niat teguh untuk menulis surat keluhan, lengkap dengan permintaan kompensasi yang layak. Setelah itu Anda harus mengirimkan surat tersebut ke sasaran yang tepat, yang dapat menyelesaikan masalah Anda.
Berikut adalah 10 tips -sejak awal hingga proses resolusi- yang ditulis Joe Brancatelli, penulis kolom travel bisnis di portofolio.com, agar keluhan Anda terdengar keras dan mendapatkan sokongan yang diperlukan.

1. Minta Penggantian yang Memuaskan di Tempat. Surat keluhan terbaik adalah yang tidak pernah Anda tulis. Maka, apapun yang dapat Anda lakukan untuk membereskan masalah di tempat kejadian perkara, lakukanlah! Jika Anda tidak dapat memperoleh penggantian langsung yang memuaskan dari orang yang Anda ajak bicara, minta bertemu orang dengan jabatan yang lebih tinggi. Bila jadwal memungkinkan, rasanya layak mengalokasikan waktu di tempat itu untuk tujuan mediasi.

2. Buat Catatan yang Baik. Jika Anda seorang petualang yang juga pebisnis, Anda boleh jadi sering dapat merasakan ketika suatu proses berjalan ke arah yang tidak diinginkan. Jika ada gejala seperti itu, segera buat catatan: masukkan nama-nama, tempat, dan sebanyak mungkin informasi spesifik. Simpan semua tanda terima, tiket, boarding pass, dan dokumen perjalanan. Berpikirlah seperti seorang pebisnis: simpan semua dan segala hal yang Anda ingin ketahui, seakan memang merupakan tugas Anda untuk memutar jarum jam kembali ke belakang.

3. Bertindak Cepat. Jangan melempar kekesalan Anda dan bon pengeluaran di sudut ruangan. Semakin lama Anda menunggu, semakin jauh Anda akan memperoleh penggantian yang memuaskan. Mulailah menulis surat keluhan Anda sejak detik pertama Anda menjejakkan kaki di rumah.

4. Persiapkan Surat-surat. Tidak peduli betapa baik Anda menyimpan data di email, kebanyakan maskapai penerbangan dan hotel tidak bersedia atau tidak dapat menyelesaikan masalah berdasarkan bukti elektronik. Bergantunglah pada kertas-kertas dan surat-surat yang dikirim melalui pos. Gunakan stationari kantor dan jangan pernah hanya mengirimkan nota dengan tulisan tangan. Pastikan Anda sudah melampirkan semua fotokopi bukti relevan dan jangan pernah mengirim yang asli!

5. Tujukan Keluhan Anda pada Orang yang Tepat. Surat-surat yang ditujukan kebagian umum akan ditangani secara umum pula. Bila Anda bermasalah dengan hotel atau maskapai tertentu, cari tahu nama general manager-nya dan tujukan surat Anda padanya. Tidak puas dengan pelayanan frequent-travel program, cobalah menulis pada wakil direktur marketing-nya. Jika Anda bermasalah dengan jaringan sebuah hotel, maskapai penerbangan, atau tempat penyewaan mobil, tujukan surat keluhan Anda pada chief executive-nya. Anda mungkin tidak akan mendapat tanggapan langsung dari orang-orang tersebut, tapi mereka biasanya mempunyai staf khusus yang menangani surat-surat yang ditujukan pada mereka.

6.Singkat dan Sopan. Surat keluhan formal yang panjang dan berbunga-bunga bukanlah pendekatan yang tepat. Buatlah surat keluhan Anda seakan sebuah memo. Singkat, tegas dan sopan. Tidak perlu merusak surat dengan keluhan remeh-temeh dan kekonyolan yang menimpa Anda. Tidak perlu balas dendam dengan kata-kata vulgar. Karena semua itu tidak akan berguna, malah hanya akan membuat Anda tidak akan mendapat apa-apa.

7. Gunakan Kekuasaan. Anda tidak perlu menakut-nakuti pihak maskapai penerbangan, hotel atau agen perjalanan dengan kekuasaan yang Anda miliki, namun jangan juga menyembunyikan identitas. Bila Anda seorang pengelana elit yang sering bepergian, tulislah nama dan status Anda dalam surat keluhan tersebut. Bila keluhan tersebut sungguh serius sehingga Anda bermaksud memindahkan bisnis Anda ke tempat lain, katakan saja. Jika Anda dapat mempengaruhi kebijakan perusahaan sehubungan urusan bepergian dan sedang berpikir untuk berpindah ke maskapai, hotel atau biro perjalanan lain misalnya, tuliskan itu. Namun jangan menggertak. Ancaman hanya sebatas apa yang dapat Anda lakukan. Jangan pula Anda sebutkan bahwa Anda tidak akan pernah lagi menggunakan jasa penerbangan atau hotel mereka. Bila Anda memproklamasikan tidak akan menjadi pelanggan lagi, perusahaan itu hanya akan memberikan kompensasi yang kecil saja.

8. Mintalah Sesuatu. Menulis surat keluhan tanpa mencantumkan apa yang Anda harapkan dijamin Anda tidak akan mendapat apa-apa keculai mungkin sepucuk surat permintaan maaf. Katakan pada pihak maskapai penerbangan, hotel, atau tempat penyewaan mobil apa yang akan membuat Anda merasa senang tetapi tentu dengan proporsi yang seimbang. Untuk penundaan penerbangan selama satu jam setengah, tidaklah layak meminta pengembalian seluruh uang Anda. Seorang penerima tamu yang kasar di sebuah hotel juga tidak dapat menjadi dasar untuk meminta satu malam gratis. Hukuman haruslah seimbang dengan kesalahan yang telah dilakukan. Meminta uang tunai selalu terkesan ganjil, walaupun kadang-kadang itu merupakan resolusi yang paling tepat. Namun, bila Anda cukup puas dengan bonus mileage atau point, upgrade kelas untuk kamar maupun penerbangan, atau kupon diskon, mintalah itu. Jika Anda seorang pengelana rutin (frequent traveler), peningkatan ke status elit bisa jadi merupakan kompensasi yang paling tepat.

9. Gunakan Kartu Kredit Anda. Anjuran ini mungkin tidak begitu pas diterapkan di sini. Di Amerika Serikat, berdasarkan hukum kredit kredit federal, orang berhak melawan pembiayaan yang dinilai tidak sah dan di dalamnya termasuk jasa pelayanan perjalanan yang tidak sesuai dengan harapan. Jika orang bersengketa dengan maskapai penerbangan, hotel, atau tempat penyewaan mobil atas jasa yang tidak mereka berikan, pengguna jasa yang membayar dengan kartu kredit dianjurkan untuk secepatnya menghubungi perusahaan kartu kredit guna meminta penundaan pembayaran.
 
10. Jangan Pernah Menyerah. Jika tanggapan awal dari pihak maskapai penerbangan atau hotel tidak memuaskan, katakan pada orang yang Anda hubungi bahwa Anda tidak puas. (Oh ya, jangan pernah mengembalikan kupon, kartu diskon atau pun cek yang telah mereka kirimkan kepada Anda.) Anda akan terkejut menjumpai surat tanggapan kedua memberikan hasil yang lebih baik.
 
Sumber : Kompas.com