Rabu, 02 November 2011

Axillary Plexus Block

Posisi pasien
Pasien posisi terlentang, lengan di abduksi 90 °, rotasi eksternal, siku difleksikan kira-kira 90°.
 
Guiding struktur
Arteri aksilaris, m. coracobrachial.
Palpasi lekuk antara arteri aksilaris dan m coracobrachial. Selanjutnnya lakukan penusukan kulit dengan jarum. Setelah jarum menembus kulit, jarum didorong sejajar dan kearah proksimal dari arteri dengan sudut 30 ° - 45 ° dari kulit ("klik fenomena" menandakan jarum telah menembus neurovaskular sheath). Turunkan ujung jarum ke distal dan dorong lebih lanjut. Periksa posisi dengan nerve stimulator  
 
Pendapat tentang tehnik ini
Merupakan sebuah teknik  berisiko rendah yang dapat dilakukan tanpa nerve stimulator: Sebuah tanda "klik" merupakan tanda bahwa jarum telah menembus neurovaskular sheath dan lebih mudahnnya jarum didorong menunjukkan posisi jarum telah benar.Tak jarang, anestesi di daerah saraf radial dari distribusi adalah cukup. Tambahan blok selektif mungkin diperlukan.
 
Indikasi
Operasi di daerah lengan (lengan distal atas, lengan bawah, tangan)
Analgesia (Continuous)
Fisioterapi
Pain synndrome
Sympathicolysis
 
Kontraindikasi khusus
Tidak ada

Efek samping
Tidak ada yang khusus
 
Lokal anestesi
Inisial: 30 - 50 ml lidokain 1% atau  mepivacaine 1% atau 40 ml ropivacaine 0,75%
Continus: Ropivacaine 0,2 - 0,375% 6 ml / jam (5 - 15 ml), maks. 37,5 mg / jam
Bolus (alternatif): 20 ml ropivacaine 0,2 - 0,375% (setiap 6 jam)
 
Jarum 
Single shot dan / atau continuous: Short-beveled needle through a plastic cannula (e. g. 18 G, 45° bevel, Pajunk co. or B. Braun). Sebuah kateter fleksibel juga dapat dimasukkan melalui kanula 18 G. Kateter  5 cm melampaui ujung jarum.
Alternatif : Single shot unipolar needle 22 G x 4 cm





Referensi
  • Meier G, Büttner J. Compedium Regional of Anesthesia. The English version was revised by: Dag Selander, MD, PhD, c/o Selmedic HB Betzensgatan 1 S-414 55 Göteborg, Sweden 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar